:: Childish ~ Aku Seperti Anak Kecil ::

Aku seperti anak kecil… Again!!, kejadian berikut terjadi ketika aku sedang uring-uringan, bete akut dan tidak ramah terhadap lingkungan. Setelah dipikir-pikir akhir-akhir ini aku selalu uring-uringan, marah-marah, kehilangan kendali akal sehatku, pokoknya I felt lost… aku seperti bukan diriku sendiri, seolah-olah ada orang lain yang menggerakkan tubuh dan pikiranku. Sedangkan aku hanya menyaksikan dari kejauhan, melihat diriku yg bukan diriku merusak kehidupanku, merusak persahabatanku, merusak masa depanku sedikit demi sedikit. Salah satunya ada kejadian ini ~ ~ ~

Pertamakalinya dalam hampir 24th kehidupanku aku bete sama sahabat dekatku, pertamakalinya aku mematikan YM dengan segaja ketika dia sedang menasehatiku, pertamakalinya aku merasa kesal padanya. Ah entahlah, angin apa yang membuatku berkepala batu seperti itu. padahal aku sendiri tau apa yg dia katakan itu benar, apa yg di sampaikan padaku itu memang baik untuk hidupku. Tapi aku tidak mau dengar, bahkan merasa sedikit kesal padanya.

Hari itu dimulai dengan perasaanku yg campur aduk *baca bete*, sebut saja namanya A, dari malam sebelumnya dia mencoba memaksakan kehendaknya padaku *jah kaya pelajaran PPKN* tidak ada yg salah dengan itu si, itu hak dia. Hanya saja aku mulai sedikit merasa terganggu hingga kemudian ketika siang hari aku curhat via chatting dengan B sahabat dekatku itu, kata-kata seperti “muak dan memuakkan” keluar begitu saja. Mungkin saat itu si B juga sedang banyak masalah di kantornya atau mungkin dia benar-benar merasa aku keterlaluan hingga kemudian dia mengirim kata-kata “kamu menghawatirkan” di ikuti dengan berbagai macam nasehat dan pola pikir penuh logika yg aku sendiri tau itu benar. Tanpa sadar gigiku bergemletuk dan aku menahan nafas ketika membaca semua kata-kata si B. aku kesal, ku kirim kata “au ah” dan kumatikan YMku saat itu juga.

Aku kesal! Bisa dibilang aku bukan penerima kritik yg baik, bahkan sahabat dekatku yg lain sebut saja C sering mengatakan bahwa aku “susah menerima kenyataan” yah apapun itu, saat itu kepalaku panas dan hatiku bergemuruh. Si B tidak mengenal A, dia baru mendengar ceritaku sedikit dan memotong dengan banyak kata-kata yg aku tau benar tapi sedang tidak ingin aku dengar saat itu. begitu aku membuka YM beberapa waktu kemudian ada offline msg dari B dengan kata-kata “km marah ya? Mian..” tapi tidak aku balas. Aku masih kesal saat itu.

Diniharinya, aku tumpahkan semua nya ke C. Dikemudian hari si B mengatakan “dasar beraninya ngadu!” [hmpfh]. Mungkin aku sudah sedikit berkepala dingin, ketika mendengar kata-kata si C. lagi-lagi dia sebagai tokoh netral yg tidak memihak, tetap menyalahkanku dan menyalahkan si B, dan membenarkan beberapa pola pikirku dan pola pikir si B pula. Endingnya si C menanyakan “jadi beneran marahan ni?” dan aku jawab “masa aku menyapanya lebih dulu besok?!” si C hanya tertawa dan berucap “Kenapa tidak!” saat itu aku berfikir.. ya ampuuunn lagi-lagi aku seperti anak kecil!!

Besok paginya, ketika aku menyalakan YM dan kulihat B onlen, tanpa pikir panjang aku sapa dia “Dor!!” dan si B membalas dengan “Siapa ya?!” aaarrgghh.. dasar jelek, batinku saat itu. aku sudah menekan egoku dgn menyapanya lebih dulu dan dia masih mengerjaiku. Jadi aku jawab saja “tendang B!, marah ya?”, kemudian B menjawabnya dengan “bukannya km yg marah jeng?  Bla-bla-bla” haghaghaghag.. antara ingin tertawa dan meninjunya aku menjawab “engga marah, kesel doang dikit! Lo menyebalkan si!” dia tertawa dan mengucapkan permintaan maaf dan lain sebagainya. Ku tanggapi itu semua dengan “Manamungkin aku bisa marah padamu, pada C, pada D dan pada E.. paling kesel doang” dan kalian tau apa balasannya “iya, soalnya kl km marah sama kami, ntar ngga ada yg nemenin kan?” jyaaaahhh… pengen aku tinju eh peluk aja tu orang.. tau aja temenku Cuma sedikit [lol][lol]

Beberapa hari kemudian aku menceritakan semuanya ke D, hehehe.. semua orang jg tau, aku dan D seperti anak kembar. Bahkan C sering mengejek kami dengan “ngomong ke isti = ngomong ke D dan sebaliknya” entahlah, sepertinya tidak ada rahasia antara aku dan D. bahkan hal yg tidak bisa aku bagi ke B, C dan E selalu aku bagi ke D fufufufufu *yg kenal aku pasti tau D itu siapa* [lol]. Tanggapan D hampir sama seperti C, tidak menghakimi dan menjadi pihak netral.

Oh ya ampun, kalau di ingat lagi hal itu lucu banget.. benar-benar bukan seperti aku yg biasanya. Mungkin kelak di kemudian hari ketika kami sudah menjadi kakek-nenek, kami akan tertawa mengingatnya. Untuk B,C,D dan E terimakasih mau menjadi pendengar keluh kesahku setiap saat, menghadapi sikapku yg bisa di bilang amat menyebalkan. Tanpa kalian, hidupku pasti takkan sama *pada GR pasti* uurrgghh luv u all deh… muach!!

*hayo coba tebak siapa B,C, D dan E??!! ada yg tauu??? [ga penting banget] [lol][lol]

Advertisements

8 Comments

  1. anakilang said,

    May 10, 2010 at 4:08 am

    huh… aku cemburu nih sama D ternyata dirimu lebih memilih dia….wkwkwkw

    Dah masuk usia menopouse ya jeng?? jadi sensi bngt padahal baru mau masuk 24, jadi bawaan nya woried… terus.. yak. sama-sama belajar saja kita, belajar untuk lebih dewasa…

    Ies : huakakakakak…. untung ngga cemburu sama si C *kabur*
    jyaaaaahhh… tendang si anak ilang, awas besok kl ke kos ku ngga tak kasih teh botol kwkwkkwkw

  2. Hidayat said,

    May 10, 2010 at 6:19 am

    hahay .. yang lagi jatuh cinta nih …

    ies : jyaaaaa.. komentar yg tidak nyambung aa [lol] *salam buat mbakku yak ^_*

  3. wong jogja said,

    May 10, 2010 at 6:29 am

    taunya cuma si D, dapet hadiah apa ni bisa nebak?

    Ies : jyaaahh.. D semua orang jg tau dia itu siapa ^_*

  4. hanif said,

    May 10, 2010 at 9:00 am

    B = Budi, C = Catur, E = Eni dan mereka semuanya tidak saling kenal he he he….
    Is kadang menerima kritik memang tak mudah, padahal sebenarnya itu baik bagi kita. Orang lain sudah mengalokasikan energinya untuk memperhatikan kita, maka jika kita memang orang yang baik dan DEWASA seharusnya kita mengucapkan terima kasih karena mereka memperhatikan kita dan ingin kita menjadi lebih baik.

    Ies : budi aiah.. melu nebak2 njenengan 😛
    yuuupp.. harusnya memang seperti itu, makanya aku menyebut sifatku itu bener2 kekanakan. kalau sedang berkepala dingin aku jg begitu tp kl lg engga ya… hehehehe 😛

  5. samsul arifin said,

    May 11, 2010 at 4:23 am

    km mau “dapat” kali, is.
    makanya kalau abis marah, bilang gini, “eh maaf ya, kayakya aku mau DAPET deh”… 😛

    Ies : dapet duit pin? dapet eskrim? dapet apa pak? hahahaha

  6. noer said,

    May 18, 2010 at 4:21 am

    betul-betul, sy ngedukung p syamsul tuh, kamu lg “dapat” kali..jd marah2 atau klau ngak mungkin sdh masuk monopause
    eh. ngomong-ngomong mana si A sih, yang ada koq cuma B, C, D dan E.

    Ies : eeeee?? BCD dan E? sapa itu? Hehehe
    hahahahaha… lg dapet, dapet duit amin 😛

  7. Hamuro said,

    May 22, 2010 at 4:11 am

    Eh, si D itu tuh yg itu ya? (T_T)

    Ies : D? siapa coba? hehe

  8. goomse said,

    May 25, 2010 at 10:45 am

    kok ga ada G di situ?? 😦
    *di tendang*

    Ies : Gomce gituuu.. aihh.. tak sudi *dbakar* kwkwkwkw


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: