:: Mari Berbicara “Seandainya”::

Mari sejenak kita tinggalkan realita yang ada, mari sejenak kita berlayar ke dunia yang semua orang tidak akan pernah ketahui. Dunia di mana kita bisa menerka-nerka, menebak-nebak dan mari kita berbicara “Seandainya”. Yeah, ini hanya wacana hanya sebuah pemikiran yang tiba-tiba terlintas di benakku beberapa hari ini. Hahaha.. mungkin memang aku sedang ingin melarikan diri dari kepenatan hidup, lah apapun namanya itu, aku hanya ingin menerka seperti apa seandainya Ibuku, emakku, mamiku, uri omma ada bersamaku melewati 25th dalam kehidupanku.

Oke, mari di mulai.. karena aku cenderung positif thinking dalam segala hal, mari kita bicarakan kemungkinan terbaik dari keadaan itu. Hhmmm… mungkin aku akan pasang status di twitt or facebook berupa “ouch putriku ngajak masak bread butter pudding kesukaan eyang utinya” Read the rest of this entry »

Advertisements