September 12 th

Regardless who are facing the leave?

We could not become very honest

I am also like this

Heart is like shredding

“Aku akan menikah” Read the rest of this entry »

Balada Seorang Rani

Panas… kukipaskan potongan kardus bekas, menciptakan angin buatan seraya menguap mengantuk. Ku coba kembali melihat deretan angka bilangan matematika dan fisika di buku pelajaran milik Eli sahabatku, menahan rasa kantuk yang tak kunjung hilang. “mungkin aku harus cuci muka” batinku saat itu, “apa lebih baik aku keluar mencari udara segar dan melihat bintang?”. Ku biarkan pintu sedikit terbuka, hembusan angin malam laksana tiupan angin surga menyergapku. Read the rest of this entry »

Pembicaraan lain

Pukul, 1:52 am

Di sebuah kamar dengan cahaya terang sayup-sayup terdengar pembicaraan dua orang wanita, A dengan suara penuh kegundahan dan si B dengan suara setengah berbisik menahan kantuk. Di iringi lagu Jay Chou dari album Remember Coupin di Mp3 sebuah laptop yang menyala di tepi tempat tidur.

“Aku tidak seperti Liberty Jones kan ya?” suara A berbisik penuh kegundahan

“Tidak, kau adalah kau bukan Liberty Jones ataupun orang lain, apalagi Ophelia Reid seperti yang kau yakini selama ini” si B menjawab dengan suara penuh kantuk

“Tapi sedikit banyak aku seperti dirinya, sama ketika aku merasa seperti Ophelia yang sinis dalam menjalani hidup” kegundahan A semakin menjadi-jadi

Read the rest of this entry »

Sebuah pembicaraan

Senin, pukul 17.15

Sore hari menjelang senja, di sebuah angkot merah dengan nomor identitas 17 dari arah Ciputra menuju Kebayoran. Terdengar sebuah pembicaraan menarik antara si A dan si B

“Pulang-pulang, setelah ini jadwalnya bersih-bersih, trus mencuci baju habis itu mengerjakan tugas Negara” sepertinya si A sedang dalam nuansa hati yang teramat bahagia, terlihat dari senyum yang tersungging di bibirnya.

Kemudian terlihat si A membuka tas tangannya dan mengeluarkan sebuah novel, Death Series buku ke-8 dan kemudian terlihat asik dengan dunia detektif dan pembunuhan yang sedang dihadapi oleh Letnan Eve Dallas.

Tiba-tiba si A menutup buku dan bergumam “sehabis bersih-bersih aku mau lanjut baca ini dulu” sambil menunjuk novel tersebut Read the rest of this entry »

Bluebird winter versi ku

Judul : Bluebird Winter Versiku
Disclaimer : Punya ku eh Linda Howard lah 😛
Genre : Romance
Rating : MA 18+ (Mature Adults Only) *hmpfh*

Main Cast :
1. Derek Taliferro
2. Melissa Kay (Missy) Matthew

Cast Cadangan :
1. Rome Matthew
2. Sarah Matthew
3. Jared (Jed) Matthews
4. Max Conroy
5. Marcie Taliferro
6. Kathleen Fields
7. Ben Lewis

Berikut adalah bentuk ketidak puasanku pada novel Bluebird winter, Sarah Series. Jika ada kesamaan nama tokoh dan tempat sungguh ini hanya bagian dari cerita, dan tidak bermaksud menyinggung siapapun. Tokoh aku ambil sepenuhnya dari Sarah Series by Linda Howard dan beberapa tambahan dariku sendiri. Mohon kritik dan sarannya yah….

~ Bluebird Winter Part 1~

“Lihat pohon itu?” seorang pemuda tampan menunjuk sebuah pohon yang baru di tanam di pekarangan sebuah rumah bercat putih

“Kenapa dengan pohon itu?” tanya seorang gadis kecil di gendongannya

“Pohon itu sebentar lagi akan tumbuh besar, kemudian..”

“Jika pohon besar itu membesar, berarti badanku juga akan bertambah besar dan kita bisa menikah, bukan begitu?” gadis kecil itu tersenyum menunjukkan gigi kelincinya

“hahahahaha… jika pohon itu membesar, burung-burung akan hinggap di rantingnya, dan kau Gadis kecilku yang manis akan tumbuh menjadi wanita paling cantik sedunia”

“Dan kau berjanji akan menikahiku bukan?” kembali gadis kecil itu memotong pembicaraan si pemuda.

“Selama kau menjadi gadisku yang paling manis”

“Janji… Derek!” gadis kecil itu menyodorkan jari kelingking kecilnya

“Janji!” dan pemuda bernama Derek itu pun menautkan jari kelingking nya ke kelingking si gadis kecil.

* * * * * * * Read the rest of this entry »

Angels Death Part III

“Dia Hamil, usia janin nya sekitar 4 minggu” Reza membolak-balik hasil otopsi yang dia peroleh dari Dr. Tania Hart pagi tadi

“Dr. Tania bilang dia akan melakukan test DNA pada si Janin, jika memang janin itu anak Mike Gun, itu bisa di jadikan motivasi kenapa Gun ingin menyingkirkan Nania Brown dari kehidupannya”

“Karena Gun tidak menginginkan bayi itu?” Potong Jason cepat

“Aku mendapat kesan bahwa kau berniat menjadikan Gun sebagai tersangka tunggal kasus ini Rez?” Jason Menambahkan

“Semakin cepat kasus ini di selesaikan semakin baik bukan? Kita bisa beristirahat dan kau bisa kembali mengencani gadis-gadis pirangmu” cetus Reza Jengkel

“Wow… sepertinya aku menagkap nada cemburu di sini” Jason terssenyum lebar menggoda Reza

“Tidak terimakasih Mr. Smitt!” seraya membungkuk seperti adegan film lama yang sering Reza tonton

“hahaahahaha..” Jason tertawa semakin lebar -lanjut yee…->

Waktu dan Masa Lalu

Nuhmoo bogoshipeundeh
Jungmal bogoshipeundeh
I miss you a lot
I really miss you

Uhddukkeh jeeneh neunjeeh
goonggoom hajimahn
sarang hahneekkah
saranghe tsseuneekkah
How you are doing
I’m curious
Because I love you
Because I loved you

Ku tatap layar televisiku, -lanjut yeee…->

Angels Death – Part II

Oh Tuhan, dia tidak percaya apa yang dia lihat, bagaimana mungkin wanita yang menjadi kekasihnya selama tiga bulan ini terbujur kaku dengan semua genangan darah itu. Dia tidak mencintai Nania tentu saja, semua hubungan percintaannya didasarkan pada kepraktisan semata. Tidak pernah ada ide tentang cinta di otaknya, dia lelaki modern, dia bisa mendapatkan apa yg dia mau. Lagi pula cinta bukan bagian dari hidupnya, dia sudah sering melihat cinta yg berakhir dengan kebencian sama seperti yang dia lihat sepanjang masa kecilnya.

“Kau tidak apa-apa Gun?” Tanya seorang wanita -lanjut yeee…>

Angels Death – Part I

Sabtu, Pukul 20.30

Nania Brown, artis papan atas yang sedang naik daun. Dia berasal dari keluarga yang amat sangat terpandang di London, darah biru dan gelar kebangsawanan mengalir dalam darahnya. Tapi bukan karena itu dia berhasil menduduki peringkat artis paling ngetop tahun ini. Dia cantik, berambut panjang dengan mata biru dan bibir sensual. Kulitnya putih seperti susu, kecantikannya makin di perkuat dengan tubuh yang tinggi semampai dan setiap lekukannya. Dia mempunyai modal latar belakang dan wajah yang rupawan bak peri. Dia selalu di puja banyak orang, selalu bisa membujuk siapa saja untuk melakukan apa saja untukknya hanya sekali kedip dan dia tidak pernah melewatkan kesempatan untuk memperoleh keuntungan dari setiap asset yang dia miliki.

 

Malam ini saatnya, dia harus mendapatkan apapun yang dia mau. Hal yang sudah menjadi aturan baku dalam hidup yang dia jalani. -Next yach…>

Elegi Cintaku

Hmm.. aku cantik, semua orang juga mengakuinya, pakaianku bagus, rapih, tentu saja aku harus berpenampilan sebaik mungkin. Aku seorang CEO sebuah perusahaan terkemuka di negeri ini. Cerdas dengan indra yang sangat tajam. Semua orang memujaku, kaum hawa selalu merasa iri padaku dan kaum adam selalu selalu berusaha menarik perhatianku. Aku mengakui semua kelebihan fisik yang aku miliki. Apa salah kalau aku memuja diriku? Tentu saja tidak bukan? Aku tersenyum pada bayangan di cermin berukuran besar di kamarku yang luas. Mengamati diri sendiri, ini ritualku setiap pagi. Mencari celah kesalahan kecil yang mungkin aku lakukan. – Next yach…>

« Older entries